Berlayar di Traffic Separation Schemes [TSS] - COLREGs Rule 10

Ketika berlayar dalam Traffic Separation Schemes [TSS] atau Bagan Pemisah Lalu lintas seperti tertera pada COLREGS Rule 10 (P2TL aturan 10) dibutuhkan kehati-hatian yang tinggi. Intensitas Pengamatan keliling (look out) di tingkatkan lebih lagi karena biasanya merupakan tempat dengan traffic tinggi, ramai kapal berlayar yang sedang join TSS.

Perihal Traffic Separation Schemes - TSS

Traffic Sepration Schemes
Traffic Separation Scheme merupakan suatu sistem bagan/skema pemisah lalu lintas laut yang di atur dalam aturan internasional disebut Collision Regulations (COLREGS) atau di indonesia lebih dikenal dengan Peraturan Pencegahan Tubrukan di Laut (P2TL) tepatnya pada Aturan 10. Skema penjaluran ini di tujukan sebagai pengadaan jalur lalu lintas kapal dengan tata cara yang tepat, dimana memisahkan antara jalur yang satu dengan lainnya yang berlawanan arah sehingga menghasilkan keteraturan.

Contohnya kapal yang hendak berlayar ke barat harus mengikuti pada jalur barat (westbound lane), begitu juga sebaliknya. Nah, dengan adanya sistem TSS ini alur lalu lintas menjadi lebih teratur.
Contoh terdekat daerah yang menerapkan sistem ini bisa sobat temukan di seputaran Singapore Strait, perairan antara Singapura - Indonesia - Malaysia, melingkupi laut utara pulau Batam.
Ketika sobat berlayar di daerah ini sobat di wajibkan untuk standby VHF channel khusus TSS. Ada sistem yang mengatur dan memantau lalu lintas secara live disebut VTS (Vessel Traffic System), sobat akan mendaptakan informasi secara live melalui VHF oleh operatornya yang di sebut VTIS (Vessel Traffic Information Services).
Video Vessel Sailing in Traffic Separation Schemes

Pada daerah yang kami sebutkan diatas terdapat 3 channel  VHF yang sobat wajib standby masing-masing tergantung area sektor yang sudah di petakkan, yaitu Channel 10 untuk VTIS East (area timur), Channel 14 untuk VTIS Central (area tengah, persis berada di depan/utara Batam), dan Channel 73 (area barat).

Poin penting yang perlu diperhatikan ketika berada di Traffic Separation Schemes (TSS)

Berikut beberapa poin penting yang harus diperhatikan ketika berada,bergabung,atau keluar Traffic Separation Schemes selain butir-butir yang tertera pada Aturan 10 P2TL.

1. Intense Look Out / Pengamatan keliling (COLREGS rule 5). Baik menggunakan penglihatan,pendengaran, maupun alat-alat navigasi kapal. Meningkatkan intensitas pengamatan keliling termasuk kepekaan pendengaran radio VHF untuk mendengar / memantau perkembangan traffic dan komunikasi kapal-kapal yang sedang berlayar di alur tsb.

2. Komunikasi aktif via VHF. Alangkah lebih baik jika sobat bisa aktif berkomunikasi dengan stasiun (kapal) lain sesuai perkembangan keadaan. misalnya sobat memperhatikan adanya pergerakan kapal seperti dalam keragu-raguan, sobat bisa memanggilanya via radio VHF, atau melakukan tanya-jawab dengan VTIS.

3. Safe Speed / Kecepatan Aman (COLREGS rule 6). Sangat disarankan bernavigasi dengan kecepatan aman di bagan pemisah lalu lintas. Yaitu kecepatan dimana sebuah kapal dapat mengambil tindakan yang efektif,efisien, sehingga dapat dihentikan pada jarak yang aman untuk menghindari terjadinya tubrukan maupun senggolan.

4. Pelaut yang baik. Kapal dengan ukuran lebih kecil sebaiknya mengalah atau menghindari mengganggu jalannya kapal-kapal yang lebih besar. salah satu contoh kapal yang paling sangat di hindari jalan amannya adalah jenis kapal terkukung oleh saratnya.

5. Crossing / Memotong alur TSS. Sebaiknya menghindari memotong jalur lalu lintas, sobat bisa melakukan hal ini melalui Crossing Zone yang disediakan. Namun apabila diperlukan, kapal yang hendak memasuki maupun akan keluar dari bagan pemisah sebaiknya menunggu traffic benar-benar clear, dan mengambil tindakan sedemikian rupa sehingga memotong jalur dengan membentuk sudut yang sekecil-kecilnya (small angel) thd arah lalu lintas umum.

Poin tambahan tidak begitu penting lainya ketika berada di Traffic Separation Schemes (TSS)

* Sediakan kopi. Sediakan kopi, teh anget, atau minuman favorit sobat ketika berada di TSS. bisa saja itu jeruk dingin, teh botol, atau bisa jadi itu tuak maupun cap tikus (tidak disarankan). Air minum membantu anda terhindar dari hehidrasi yang bisa menyebabkan menurunya konsentrasi atau bahkan bisa saja menyebabkan stress, untuk itu diperlukan asupan air yang cukup untuk tubuh.

* Nonton Video. Nah bagi sobat yang gemar youtube-an, hindari dulu nonton video maupun buka-buka aplikasi pemutar video ketika sedang bernavigasi, apalagi video lendir sangat tidak diperbolehkan. nanti saja ketika sudah selesai tugas anda dan sudah berada di kamar masing-masing.
Ada beberapa aplikasi yang bisa sobat buka ketika bernavigasi seperti Navionics, Transas Isailor, atau Boat Beacon yang terkenal dengan keakuratan AIS nya (Automatic Identification System), yang bisa sobat download di play store maupun apple store.

* Chating / Telepon / Video call. Ini lagi satu, menurut cerita beberapa sobat pelaut bahwa mereka suka melakukan hal-hal ini ketika sedang bernavigasi (mungkin sobat salah satunya?). Hindari kebiasaan ini ketika sedang bernavigasi tanpa terkecuali, kecuali :) traffic lagi sepi atau menerima telepon sangat penting dari keluarga atau dari agen / perusahaan, itupun dilakukan dengan tetap berwaspada terhadap keadaan, dan tidak disarankan bagi yang sedang bertugas mengemudikan kapal (pegang stering).

* Dan kegiatan yang tidak penting lainnya.


Demikian sedikit informasi bagi para sobat pelaut ketika berlayar di Traffic Separation Schemes [TSS], barangkali dari sobat ada yang ingin menambahkannya? terutama pada bagian poin tidak begitu penting diatas?  Semoga bermanfaat.